Macam-macam Burung Cucak Ijo yang Ada di Indonesia
14661
Adakah di antara kamu yang masih asing dengan burung Cucak Ijo?
Burung berwarna hijau yang sesuai dengan namanya itu, yaitu ijo dalam
bahasa Indonesia berarti hijau, memang termasuk burung yang digemari
banyak orang.
Burung ini termasuk diminati untuk dipelihara karena warna bulunya yang cantik dan bentuknya yang mungil.
Selain bentuk tubuh dan warnanya yang bagus, burung Cucak Ijo juga sangat digemari karena suaranya yang melengking merdu.
Burung ini dikenal sebagai burung pintar juga karena kepiawaiannya
dalam menirukan suara burung lain yang biasanya disebut burung master.
Bahkan jika dilatih dengan serius, burung Cucak Ijo ini kemerduan suaranya bisa jauh melebihi suara burung masternya.
Selain dipelihara untuk kesenangan, biasanya orang-orang memelihara
Cucak Ijo untuk diikutkan lomba. Selain melombakan keindahan warnanya,
yang lebih sering adalah melombakan kemerduan suaranya.
Sehingga tak jarang, semakin bagus warna dan kemerduan suaranya, burung Cucak Ijo akan semakin mahal harganya.
Sehingga tak mengherankan lagi jika burung yang sebenarnya adalah
burung liar ini akhirnya malah terkenal sebagai burung peliharaan.
Nah, untuk kamu yang masih belum terlalu mengenal burung yang satu
ini, silahkan simak beberapa ragam burung Cucak Ijo berikut ini.
1Cucak Ijo Jawa Timur
Seringnya
jenis Cucak Ijo dari Jawa Timur ini memiliki nama Cucak Ijo Jember atau
Cucak Ijo Banyuwangi. Karena biasanya burung ini tersebar di dua daerah
tersebut.
Sebenarnya secara warna burung Cucak Ijo jenis Jawa Timur ini hampir
sama dengan burung Cucak Ijo lainnya, jelas sama-sama dominan warna
hijau di bulunya.
Namun secara postur tubuh, burung Cucak Ijo Jawa Timur memiliki
postur kepala yang jauh lebih besar dibandingkan jenis Cucak Ijo
lainnya.
Walau memang sekilas secara postur burung ini mirip dengan jenis Cucak Ijo Kalimantan.
2Cucak Ijo Kalimantan
Sekilas
memang burung ini hampir mirip dengan burung Cucak Ijo Jawa Timur.
Namun ketika diperhatikan dnegan seksama, terlihat ada perbedaan walau
kecil.
Burung Cucak Ijo Jawa Timur memiliki postur kepala lebih besar dibandingkan dengan jenis Cucak Ijo lainnya.
Sehingga jenis Cucak Ijo Kalimantan ini memiliki postur kepala lebih kecil dari Cucak Ijo Jawa Timur.
Burung Cucak Ijo Kalimantan juga termasuk jenis yang mudah dikenali, karena warna bulunya yang dominan hijau muda.
Dan pada saat burung ini telah dewasa, warna biru di sekitar kepalanya akan berangsur-angsur hilang.
3Cucak Ijo Sumatera
Burung
Cucak Ijo jenis ini mudah dikenali karena kombinasi warna bulunya yang
unik. Yaitu perpaduan warna hijau, biru, dan kuning.
Untuk warna hijau, jelas warna ini adalah warna dominannya. Untuk
warna biru, terletak di pipi burung ini. Dan warna kuning ada di atas
kepalanya.
Secara fisik, burung Cucak Ijo Sumatera memiliki postur tubuh yang
jauh lebih kecil dibandingkan dengan burung Cucak Ijo jenis Jawa Timur
maupun Kalimantan.
4Cucak Ijo Mini
Dilihat dari namanya saja sudah tergambar jelas pastinya di bayangan kita bagaimana postur tubuh burung Cucak Ijo jenis ini.
Ya, Cucak Ijo Mini ini memiliki postur yang paling kecil dibandingkan dengan jenis Cucak Ijo lainnya.
Sekilas memang warna burung ini hampir mirip dengan warna burung
Cucak Ijo Kalimantan, namun warna hijaunya lebih matang. Dan secara
kualitas suara, burung ini juga lebih lantang dibanding jenis lainnya.
5Cucak Ijo Ranti
Dan yang jenis terakhir adalah Cucak Ijo Ranti.
Keunikan dari burung ini adalah ada empat warna yang terkombinasi
dalam tubuhnya. Yaitu warna hijau sebagai dominan, hitam di bawah
kepala, biru di bagian sayap, dan kuning di seluruh kepala.
Namun secara kualitas suara, jenis Cucak Ijo Ranti ini jauh di bawah
teman-temannya yang lain, alias tidak begitu lantang dan merdu.
Itulah tadi beberapa jenis burung Cucak Ijo yang bisa kita temui di Indonesia.
Mungkin kita boleh menyukai keindahan warna dan kemerduan suaranya,
namun jika menangkapi semua burung liar yang harusnya bisa hidup bebas,
maka lama-kelamaan kita bisa memunahkan spesiesnya juga.
Pleci merupakan burung yang berciri khas
pada lingkaran mata (kacamata) berwarna putih yang melingkar di
sekeliling matanya. Unggas ini memiliki suara gacor merdu yang sering
disebut dengan istilah ngalas. Dengan suara kicau tersebut, membuahkan
sebuah popularitas pleci yang terus meluap di kalangan penghobinya. Dari
berbagai kompetisi gantangan yang marak sekarang ini, kelas yang
tercatat paling banyak pesertanya juga diraih oleh pleci. Semakin banyak
pesertanya, semakin ramai pula burungnya. Pada akhirnya semua mencoba
merawat burung kacamata ini dan mencari tahu bagaimana pola perawatan
pleci harian yang baik dan benar.
Pada dasarnya, burung pleci akan lekas
berkicau apabila dirawat dengan baik, benar dan sesuai. Namun
jika burung ini hanya dipelihara dengan standar atau biasa saja tanpa
memperhatikan pola perawatan yang sesuai, maka hasilnya pun tidak akan
maksimal dan seperti yang diharapkan. Adapun tips pemeliharaan atau
perawaran pleci agar cepat gacor yang bisa anda coba dan berikan pada
pleci misalnya dengan penjemuran, pengembunan, pemberian pakan,
pemasteran (pelatihan suara) dan sebagainya. Untuk lebih lengkapnya
lagi, bisa menyimak beberapa tips perawatan harian yang berhasil saya
rangkum.
Penjemuran Pleci Gacor
Menjemur pleci perlu dilakukan secara
rutin merupakan langkah paling awal dalam perawatan pleci harian. Tidak
hanya pleci saja, hal tersebut juga merupakan kebutuhan yang penting
bagi semua jenis burung. Proses penjemuran bisa dilakukan di pagi hari
tepatnya saat matahari terbit dan pada sore hari sebelum matahari
terbenam. Sebelum melakukan penjemuran, sangat disarankan untuk
memandikannya terlebih dahulu. Apabila memiliki pleci lebih dari satu
ekor, maka sangat dianjurkan untuk menjemurnya secara bersamaan dalam
satu tempat dan waktu yang sama. Cara ini bertujuan supaya nantinya bisa
merangsang burung-burung tersebut untuk saling bersahutan satu sama
lain, selain itu metode ini juga bisa melatih kelantangan suara
kicauannya.
Pembentukan Fisik dalam Perawatan Pleci Gacor
Pada dasarnya burung yang mampu berkicau
secara lantang, merdu dan maksimal adalah unggas yang aktif dan selalu
dalam keadaan prima. Maka dari itu kita perlu membentuk fisik burung
tangguh. Tahapan yang bisa anda lakukan pertama kali adalah dengan
memberikan dua tenggeran dengan jarak yang agak berjauhan, tujuannya
supaya pleci lebih aktif bergerak. Kesimpulannya, apabila pleci lebih
banyak bergerak maka ia akan lebih gesit dan otomatis lemak pada
tubuhnya akan banyak yang terbakar sehingga pembentukan postur serta
fisiknya lebih bagus lagi. Tak hanya itu saja, jika pleci semakin aktif
maka nafasnya pun akan terbentuk lebih panjang sehingga dorongan gacor
bisa keluar dengan lantang.
Pemberian Pakan Pleci Gacor yang Baik dan Sesuai
Pakan yang cocok untuk pleci diharuskan
mengandung asupan nutrisi atau zat gizi yang lengkap dan sesuai
kebutuhan masing-masing individunya. Apabila kita hanya memberikan veor
yang standar, maka penampilannya pun akan cenderung biasa saja, hal itu
terjadi karena nutrisi yang dibutuhkannya belum terpenuhi. Sangat
berbeda penampilannya jika kita memberikan veor yang berkadar nutrisi
lengkap, pleci akan tampil dengan oke. Dan pleci gacor tak hanya
membutuhkan veor berkualitas tinggi saja, adapun makanan pokok yang juga
harus diberikan yakni Buah-buahan segar seperti apel, pisang kepok,
jeruk, pepaya dll. Kemudian Ekstra Fooding (makanan tambahan) berupa
ulat hongkong, kroto dan sebagainya. Lalu jangan sampai lupa memberikan
Nektar, apabila kesulitan untuk mencarinya, maka anda bisa
menggatikannya dengan membuat air gula yang memiliki perbandingan 1:4.
Pengembunan Pleci Sangat Penting dalam Perawatan Pleci Harian
Cara yang satu ini adalah dengan
menggantung pleci diluar ruangan. Proses ini hampir mirip dengan metode
penjemuran yang sama-sama bisa dilakukan di pagi hari. Perbedaannya,
jika penjemuran dilakukan saat terbitnya matahari, akan tetapi
pengembunan dilakukan sebelum matahari terbit, tepatnya sesudah subuh
yang berkisar antara pukul 05.00 hingga 06.00. Kemudian peletakkan
sangkar saat pengembunan akan lebih bagus lagi jika ditempatkan pada
ranting-ranting pepohonan, sehingga pleci bisa menghirup udara segar
yang akan dimanfaatkan olehnya untuk berlatih pernafasan. Apabila burung
ini sudah sering diembunkan, maka otomatis pernafasannya pun akan lebih
bagus sehingga pleci segera melantunkan gacoran ngalasnya.
Pelatihan Suara atau Pemasteran untuk Merawat Gacoran Pleci
Metode paling penting yang bisa
menunjang kemampuan kicau burung ini adalah dengan pemberian pemasteran.
Untuk pemasterannya sendiri, kita bisa mengunakan suara masteran yang
sesuai baginya. Pemasteran untuk memancing suara pleci bakalan, bisa
kita lakukan dengan gacoran pleci betina. Sedangkan untuk burung yang
sudah siap atau jadi, bisa dimaster dengan beberapa suara seperti burung
madu, jalak suren, dsb. Lakukan tahap ini secara telaten saat malam
hari agar pleci cepat gacor
Apabila beberapa cara diatas sudah
terlaksana dengan benar, maka selanjutnya anda perlu menjaga kebersihan
kandang. Jika lingkungan sekitar bersih maka pleci pun akan lebih
produktif sehingga cepat buka paruh. Kemudian dalam perawatan pleci
cepat gacor ngalas, jangan sampai kita lupa untuk memandikan pleci
secara rutin, proses ini memiliki beberapa fungsi salah satunya adalah
menyegarkan tubuh yang kemudian menjadikan bulunya lebih bersih, halus
dan kinclong. Jadi jika kita mandikan pleci dengan rutin maka
kualitasnya pun akan lebih tinggi, baik itu pada postur tubuh maupun
performa kicaunya.